Senin, 22 Juni 2026

Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia 14%

Senang membacanya (di sini) ketika dinyatakan bahwa ekonomi digital Indonesia tumbuh 14%. Bahwa ini masih kurang besar, iya mungkin. Tetapi angka ekonomi digital Indonesia yang hampir mencapai US$100 miliar dalam Gross Merchandise Value (GMV) pada tahun 2025, adalah sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. 

Kita kutip di sini ya : Kenaikan pesat ini didorong oleh pertumbuhan video commerce yang mencatat lonjakan volume transaksi sebesar 90% (YoY) hingga mencapai 2,6 miliar transaksi, serta peningkatan 75% (YoY) dalam jumlah penjual dan toko daring, total mencapai 800 ribu.

“Konvergensi antara konten dan perdagangan kini tak terelakkan: Indonesia menjadi pasar video commerce terbesar dan tumbuh paling cepat di Asia Tenggara. Keberhasilan ini didorong oleh kuatnya adopsi gaya hidup digital oleh konsumen yang juga berdampak langsung pada sektor-sektor lain. Kami melihat pertumbuhan dua digit yang berkelanjutan di berbagai sektor digital utama, membuktikan bahwa momentum Indonesia merata di seluruh ekosistem,” ujar Veronica Utami, Country Director, Google Indonesia.


Indonesia juga menjadi kunci masa depan Asia Tenggara yang digerakkan kecerdasan buatan (AI), Indonesia tampil sebagai pemimpin regional dalam adopsi pengguna dan momentum komersial. Kepemimpinan ini ditopang oleh kesiapan pengguna yang luar biasa, di mana 80% pengguna di Indonesia berinteraksi dengan alat berbasis AI setiap hari, tertinggi kedua di kawasan. Antusiasme ini juga tercermin di pasar dengan pertumbuhan pendapatan aplikasi berbasis AI yang melonjak hingga 127% antara paruh pertama 2024 dan paruh pertama 2025, tertinggi di Asia Tenggara.


Lebih dari sekadar penggunaan harian, semangat untuk bertransformasi dengan AI juga terlihat di dunia kerja: 79% pengguna aktif mempelajari dan meningkatkan keterampilan terkait AI. Motivasi utama mereka adalah untuk meningkatkan efisiensi, menghemat waktu riset dan perbandingan (51%), mendapatkan rekomendasi yang lebih personal (35%), serta keamanan yang lebih baik (32%).

Namun, di tengah tingginya permintaan ini, investasi modal yang masuk ke sektor AI Indonesia masih belum sebanding dengan potensinya. Jumlah startup AI di Indonesia (45+) dan porsi pendanaan (4% dari total ASEAN-10) masih jauh di bawah pusat regional seperti Singapura (495+) dan Malaysia (60+).

Mari kita masuk ke angka ekonomi digital lagi. Ekonomi digital terutama berangkat dari beberapa sektor berikut:

Pertama, e-commerce. Ini penyumbang terbesar. Tahun 2025, e-commerce Indonesia diproyeksikan sekitar US$71 miliar, didorong marketplace, social commerce, video commerce, dan pertumbuhan jumlah toko/penjual daring.

Kedua, online media. Ini mencakup iklan digital, gim, video-on-demand, musik digital, dan konten berbayar. Nilainya diproyeksikan sekitar US$9 miliar pada 2025.

Ketiga, transportasi online dan pesan-antar makanan. Termasuk ride-hailing, delivery makanan, logistik ringan berbasis aplikasi, dan layanan berlangganan platform. Nilainya diproyeksikan sekitar US$10 miliar pada 2025.

Keempat, online travel. Ini mencakup pemesanan tiket, hotel, perjalanan wisata, dan aktivitas terkait pariwisata secara digital. Nilainya diproyeksikan sekitar US$9 miliar pada 2025.

Jadi kalau dijumlah kasar:
e-commerce US$71 miliar + online media US$9 miliar + transport/food US$10 miliar + online travel US$9 miliar = sekitar US$99 miliar. Inilah yang membuat angka “mendekati US$100 miliar” muncul.

Selain itu ada jasa keuangan digital, seperti QRIS, dompet digital, digital banking, fintech lending, wealthtech, dan pembayaran digital. Namun ini biasanya dibaca agak berbeda, karena kalau seluruh nilai pembayaran digital langsung dijumlahkan ke GMV, bisa terjadi double counting. Misalnya transaksi e-commerce yang dibayar lewat QRIS bisa terhitung sebagai transaksi e-commerce sekaligus transaksi pembayaran digital. Laporan e-Conomy SEA menyebut pembayaran digital Indonesia diproyeksikan mencapai US$538 miliar dalam Gross Transaction Value/GTV pada 2025, jadi skalanya sangat besar, tetapi sifatnya lebih sebagai “rel pembayaran” bagi ekonomi digital.

Dari sisi Bank Indonesia, pertumbuhan ini juga terlihat dari transaksi pembayaran digital. Pada Triwulan III 2025, volume transaksi pembayaran digital mencapai 12,99 miliar transaksi, tumbuh 38,08% yoy. QRIS sampai Semester I 2025 juga sudah menjangkau 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant, dengan nilai transaksi Rp579 triliun.

Ada juga angka versi Renstra Komdigi, yaitu “kontribusi Komdigi pada nilai ekonomi digital”. Ini berbeda dari angka GMV nasional. Dalam Renstra Komdigi 2025–2029, target kontribusi Komdigi pada nilai ekonomi digital ditetapkan sekitar Rp137,89 triliun pada 2025, naik menjadi Rp155,57 triliun pada 2026, lalu bertahap sampai Rp206,16 triliun pada 2029. Di dokumen yang sama, kontribusi sektor informasi dan komunikasi terhadap PDB ditargetkan sekitar 4,3%–4,4%.

Jadi ringkasnya, angka pertumbuhan ekonomi digital Indonesia berangkat dari:

nilai transaksi platform digital, terutama e-commerce, transport/food, online travel, dan media digital;
nilai transaksi keuangan digital, seperti QRIS, dompet digital, digital banking, dan fintech;
indikator makro, seperti kontribusi sektor informasi dan komunikasi terhadap PDB;
indikator ekosistem, seperti penetrasi internet, broadband, startup, gim, cloud, data center, AI, talenta digital, dan UMKM yang masuk platform digital.

Catatan penting: angka besar belum tentu seluruh nilainya tinggal di Indonesia. Renstra Komdigi sendiri mencatat bahwa aktivitas transaksi ekonomi digital Indonesia masih banyak dikuasai pemain asing, dan local player belum tumbuh sekuat potensi pasarnya. Itu sebabnya Komdigi sekarang menekankan agar nilai ekonomi digital “berputar di dalam negeri”, bukan hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar besar. 

Tertarik untuk masuk sebagai investor di sektor AI di Indonesia ?

Minggu, 21 Juni 2026

Menjadi Pelanggan Listrik yang Sabar

Yuk tingkatkan kesiapsiagaan keluarga sebagai pelanggan listrik yang tangguh, terutama dengan pendekatannya yang realistis: bukan hidup off-grid penuh, tetapi menambah lapisan cadangan ketika listrik PLN padam. 




Tetap Sabar Saat Listrik Padam: Menyiapkan Cadangan Listrik Rumah Tangga

Seorang insinyur senior lulusan Teknik Elektro UGM membagikan saran sederhana agar keluarga tetap tenang dan sabar ketika terjadi pemadaman listrik. Kuncinya adalah menyiapkan sistem cadangan listrik rumah tangga yang tangguh.

Persiapannya tidak harus langsung mahal atau lengkap. Bisa dilakukan secara bertahap, sesuai kemampuan dan kebutuhan.

A. Sistem Cadangan Penerangan

Tahap A.1 — Senter Siap Pakai

Jika di rumah sudah tersedia senter yang siap digunakan, berarti keluarga sudah memiliki cadangan penerangan paling dasar.

Senter perlu dicek secara rutin, misalnya sebulan sekali. Pastikan baterainya masih bagus, atau lakukan pengisian ulang jika menggunakan senter rechargeable. Cukup satu senter yang mudah dijangkau di setiap rumah sudah sangat membantu menjaga suasana tetap tenang ketika listrik tiba-tiba padam.

Tahap A.2 — Bohlam AC/DC

Bohlam AC/DC sangat berguna untuk penerangan kamar mandi atau ruang kecil lainnya. Biasanya, pada penggunaan pertama, bohlam ini perlu dinyalakan sekitar 8 jam agar baterainya terisi penuh.

Setelah terisi, bohlam AC/DC dapat tetap menyala beberapa jam saat listrik padam. Beberapa produk bahkan mampu bertahan hingga sekitar 5 jam. Dengan begitu, kamar mandi tetap terang dan aman digunakan. Jika ukuran bohlam cukup besar, misalnya 12 watt ke atas, cahayanya juga cukup membantu untuk menerangi ruang baca atau ruang keluarga kecil.

Tahap A.3 — Lampu Tenaga Surya

Lampu tenaga surya dapat digunakan untuk teras, dapur, halaman, atau ruang penting lainnya. Lampu ini mengisi daya pada siang hari dan dapat menyala otomatis pada malam hari.

Untuk kebutuhan rumah tangga, pilih lampu tenaga surya yang cukup kuat, misalnya di atas 60 watt, dan dilengkapi baterai yang mampu bertahan hingga pagi. Lampu jenis ini biasanya cukup awet dan sangat membantu saat terjadi pemadaman listrik.

Dengan tiga persiapan sederhana di atas, kebutuhan penerangan dasar saat listrik padam sudah relatif teratasi.

Perkiraan biayanya juga masih terjangkau. Senter sederhana sekitar Rp20.000 sudah cukup, asal rutin dicek baterainya. Bohlam AC/DC sekitar Rp30.000. Lampu tenaga surya yang layak sekitar Rp250.000. Jadi, dengan anggaran sekitar Rp300.000, rumah sudah memiliki cadangan penerangan dasar yang sangat membantu.

B. Cadangan Listrik Sederhana

Setelah penerangan aman, pertanyaan berikutnya adalah: bagaimana dengan HP, alat komunikasi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya? Bagaimana jika listrik padam lebih dari 5 jam?

Untuk kebutuhan tersebut, kita bisa mulai menyiapkan cadangan listrik sederhana berbasis panel surya, aki, controller, dan inverter.

Panel surya berfungsi untuk mengisi aki. Aki berfungsi menyimpan energi listrik dan menstabilkan arus. Controller mengatur proses pengisian agar lebih aman. Inverter mengubah listrik DC dari aki menjadi listrik AC 220V seperti listrik rumah tangga.

Sebagai gambaran, sistem sederhana dapat terdiri dari:

Satu panel surya 120 Wp sekitar Rp600.000.
Satu aki 12V 80Ah sekitar Rp1.500.000.
Satu inverter 1000W sekitar Rp900.000.
Satu controller PWM sekitar Rp150.000.
Kabel, konektor, dan dua lampu DC 12V sekitar Rp150.000.

Total perkiraan biaya sekitar Rp3,3 juta.

Jika belum ada output PWM berupa USB maka kita bisa menambahkan charger HP seperti ini. Untuk menambah penerangan kita juga bisa menggunakan lampu 12V DC. 

Dengan sistem cadangan listrik sederhana ini, kita bisa menyalakan tambahan lampu, mengisi daya HP, menyalakan charger USB, dan menggunakan beberapa perangkat rumah tangga kecil secara terbatas. Misalnya ceret listrik kecil, penanak nasi kecil, atau pengukus listrik sederhana.

Jika gas LPG yhabis atau sulit didapat, sistem ini juga bisa menjadi cadangan darurat untuk memasak secara sederhana. Tentu penggunaannya tetap harus bijak dan tidak berlebihan.

C. Batas Aman Penggunaan

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar sistem cadangan listrik tetap aman, awet, dan bermanfaat.

Karena sistem menggunakan listrik DC 12V, kabel harus dipilih yang cukup tebal agar tidak panas. Sambungan kabel juga harus kuat, rapi, dan tidak longgar.

Untuk perangkat berdaya besar seperti ceret listrik, penanak nasi, atau pengukus listrik, gunakan satu per satu. Jangan digunakan secara bersamaan atau paralel, agar inverter tidak kelebihan beban.

Sistem sederhana ini tidak disarankan untuk menyetrika, menyalakan pompa air, atau mengoperasikan alat listrik besar dalam waktu lama. Meskipun mungkin secara teknis bisa menyala, lebih baik sistem dijaga agar tetap awet dan dapat digunakan berkelanjutan saat darurat.

Gunakan listrik cadangan untuk kebutuhan prioritas: penerangan, komunikasi, pengisian HP, dan alat rumah tangga kecil yang benar-benar diperlukan.

Penutup

Dengan persiapan bertahap seperti ini, keluarga tidak perlu panik ketika listrik padam. Penerangan tetap tersedia, HP tetap bisa diisi, dan beberapa kebutuhan dasar tetap bisa berjalan.

Semoga dengan ikhtiar sederhana ini, kita tetap menjadi hamba yang tenang, sabar, dan bersyukur dalam keadaan apa pun.

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”
QS. Al-Baqarah: 153



Minggu, 14 Juni 2026

Olah Raga Yuuk

Kalau lihat postingan IG, lagi banyak yang membahas massa otot. Di usia muda maupun di usia senja. Kalau saya sih yang penting tubuh sehat, jangan jadi beban orang lain, bisa mendukung aktivitas dan menjaga vitalitas.  Dan tetap meningkatkan manfaat bagi sesama. 
Kalau kamu maunya apa ? :)



Sederhana, sebagian besar alat rakitan sendiri...

1. V shape : untuk kaki ke atas.
2. Barbel : untuk tangan dan dada
3. Pull up : untuk punggung dan seluruh tubuh
4. Katrol + beban : untuk seluruh tubuh

Semoga bisa untuk menahan laju penurunan massa otot. Atau malah nambah massa ototnya ..:)

Selasa, 14 April 2026

Menjaga Sehat

Sehat itu karunia Allah swt. Kita perlu memantaskan diri untuk menerima karunia sehat dengan makan yang baik, olahraga teratur dan istirahat yang cukup, tentu diiringi doa terbaik.












Sabtu, 07 Februari 2026

SESKOAU.. Semangat pagiii...!!

Di SESKO tertinggi --- tempatnya memang paling tinggi di antara SESKO lainnya --- kami belajar kepemimpinan dan strategi. Semoga menjadi satria yang rendah hati seperti lagu kami.


Rapi, sampai ke tata boga sarapannya juga luar biasa.


belajar kesehatan tubuh... mengenali siklus sirkadian bersama  dr Monica M Sihombing, MM, AIFO-K

Memastikan budaya integritas tertanam dalam tim, mencegah fraud dan meningkatkan efisiensi, bersama  Brigjen. Pol. Dr. Idodo Simangunsong, S.E., S.I.K.,M.Si.  

jangan lupa, bela negara juga harus terus dipupuk, terimakasih  Marsma TNI Arief Budiman, S.T., PSC(J).  

olah rasa ..

jalan pagi ...

renungan malam...


tentu saja baris-berbaris





... game strategi secara team.
Game strategi tim sebenarnya adalah miniatur kepemimpinan dan organisasi modern. Ia melatih koordinasi, integritas, manajemen sumber daya, bahkan resilience di bawah tekanan, untuk : 
Kerja sama
Kepercayaan
Komunikasi
Strategi
Disiplin
Akurasi
Ketelitian
Kepemimpinan
Adaptabilitas
Resiliensi
dan lain sebagainya...

 

dan tidak ketinggalan olah raga yaa....

Sabtu, 24 Januari 2026

Balikpapan... Semangat pagiii !!

 

Welcome back ...
Banyak innovator dari Borneo, di antaranya adalah mereka...
Penanggungjawab Kaltim

Belajar ke mereka yang sudah laju...

Mengenang, dulu saya di ruangan yang itu...

Apapun ISPnya, FO-nya dari TA