Tampilkan postingan dengan label DrivingInnovation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DrivingInnovation. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Februari 2026

SESKOAU.. Semangat pagiii...!!

Di SESKO tertinggi --- tempatnya memang paling tinggi di antara SESKO lainnya --- kami belajar kepemimpinan dan strategi. Semoga menjadi satria yang rendah hati seperti lagu kami.


Rapi, sampai ke tata boga sarapannya juga luar biasa.


belajar kesehatan tubuh... mengenali siklus sirkadian bersama  dr Monica M Sihombing, MM, AIFO-K

Memastikan budaya integritas tertanam dalam tim, mencegah fraud dan meningkatkan efisiensi, bersama  Brigjen. Pol. Dr. Idodo Simangunsong, S.E., S.I.K.,M.Si.  

jangan lupa, bela negara juga harus terus dipupuk, terimakasih  Marsma TNI Arief Budiman, S.T., PSC(J).  

olah rasa ..

jalan pagi ...

renungan malam...


tentu saja baris-berbaris





... game strategi secara team.
Game strategi tim sebenarnya adalah miniatur kepemimpinan dan organisasi modern. Ia melatih koordinasi, integritas, manajemen sumber daya, bahkan resilience di bawah tekanan, untuk : 
Kerja sama
Kepercayaan
Komunikasi
Strategi
Disiplin
Akurasi
Ketelitian
Kepemimpinan
Adaptabilitas
Resiliensi
dan lain sebagainya...

 

dan tidak ketinggalan olah raga yaa....

Sabtu, 26 April 2025

Bangkok semangat pagii....

Melihat Candi Wat Arun malam hari 

Mungkin Bangkok malam itu terasa sama saja bagi banyak orang, tetapi bagi saya sangat menarik, karena baru pertama kali melihatnya. Cahaya lampu memantul di Sungai Chao Phraya, dan Candi Wat Arun berdiri anggun—tenang, rapi, seolah kota ini tahu bagaimana menempatkan keindahan di tengah kepadatan. Yuk kita lihat Bangkok yang sedang berbenah. 

Di balik wajah kota yang memesona itu, ada hal menarik : bagaimana Bangkok mengelola infrastruktur dasarnya, termasuk listrik dan telekomunikasi. Di kota ini, penggunaan tiang bersama (shared poles) antara listrik dan telekomunikasi adalah praktik yang lazim.

Bangkok berbenah....



Pengaturannya tidak berjalan tanpa aturan. Pemasangan tiang bersama berada di bawah regulasi Provincial Electricity Authority (PEA) dan Bangkok Metropolitan Administration (BMA). Standar teknisnya jelas, terutama terkait keselamatan—mulai dari jarak aman antara kabel listrik dan telekomunikasi hingga mitigasi risiko interferensi dan sengatan listrik.

Tujuannya sederhana tapi strategis. Menghemat ruang di kota yang jalan-jalannya sering sempit, sekaligus menekan biaya infrastruktur melalui berbagi aset. Perusahaan telekomunikasi seperti True, AIS, atau TOT tidak harus membangun tiang sendiri; mereka berbagi dengan otoritas listrik setempat. Efisien, setidaknya di atas kertas.

Namun, praktik ini bukan tanpa tantangan. Di beberapa kawasan, tiang-tiang tampak penuh sesak oleh kabel yang bertumpuk—fenomena yang kerap disebut spaghetti wiring. Kepadatan ini bukan hanya persoalan visual, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan teknis dan keselamatan. Di sinilah koordinasi antarpengelola menjadi krusial, terutama saat pemeliharaan atau peningkatan jaringan.

Pemerintah Bangkok menyadari persoalan itu. Beberapa tahun terakhir, kota ini menjalankan proyek “Underground Cable”, memindahkan kabel listrik dan telekomunikasi ke bawah tanah, terutama di jalan-jalan utama dan kawasan bisnis. Belum merata ke seluruh kota, memang. Tapi arah kebijakannya jelas: kota yang lebih rapi, lebih aman, dan lebih manusiawi.

Menariknya, praktik tiang bersama masih mudah ditemui di jalan-jalan kecil (soi) di kawasan seperti Sukhumvit, Silom, atau Chatuchak. Sementara di kawasan yang lebih modern—Sathorn atau Ratchadaphisek—kabel-kabel sudah banyak yang “menghilang” ke bawah tanah. Ada diferensiasi kebijakan berbasis fungsi kawasan, bukan pendekatan seragam.

Dari sisi teknis, Bangkok relatif konsisten menggunakan tiang beton bertulang atau pratekan, mengacu pada Thailand Industrial Standards (TIS) serta spesifikasi internal PEA dan BMA. Tiang gabungan umumnya setinggi 9–12 meter, mampu menahan beban hingga 1.000 kg, dengan pengaturan kabel yang tegas: listrik di bagian atas, telekomunikasi di bawahnya. Umur pakainya panjang—30 hingga 50 tahun—dan minim perawatan, cocok untuk iklim tropis seperti Bangkok.

Semua ini membuat saya berpikir: penataan kota bukan hanya soal estetika, tetapi soal rangkaian keputusan-keputusan yang konsisten, dari standar teknis, koordinasi lembaga, hingga keberanian menata ulang yang sudah terlanjur semrawut.

Bangkok memberi satu pelajaran penting—bahwa berbenah itu bukan tentang sempurna atau tidak, melainkan tentang arah yang jelas dan keberanian memulai.


PEA (Provincial Electricity Authority) [www.pea.co.th](https://www.pea.co.th)  
Metropolitan Electricity Authority (MEA) [www.mea.or.th](https://www.mea.or.th)  

Rabu, 23 Agustus 2023

Efisiensi dan Performansi

 

Banyak yang bisa digali tentang peningkatan performansi dan efisiensi dari lapangan.
Turun ke lapangan dan kita lihatlah apa yang sudah diusahakan teman-teman di sana... dan tentu dengarkan kesulitan mereka.

Mendengarkan dengan seksama masukan teman-teman lapangan untuk ide efisiensi ODP di lapangan.






gaya mendengarkan dan bereaksi atas informasi dari lapangan... :)

Jumat, 24 Maret 2023

Data Center Surabaya

Kunjungan ke Data Center Surabaya, sebagai salah satu tulang punggung network data center di Indonesia.





Ditanya, maunya seperti apa ? Seperti ini lho perkabelan data center.
Jadi mulai dari pengaturan ruangan, standarisasi rak, kelengkapan cable management di rak, jenis tray kabel, tata cara penarikan kabel, tata cara menaruh slack, raised floor, plafond, grounding, semua mesti diperhatikan agar tercapai data center yang handal.

Sabtu, 18 Maret 2023

Salah Satu Alat Komunikasi Seorang Leader: Balanced Score Card


Untuk menilai sebuah perusahaan, secara umum bisa digunakan Balanced Score Card. Empat komponen ini akan menggambarkan kondisi perusahaan dengan cepat, sebelum kita masuk lebih dalam lagi dengan masing-masing parameternya.
Selain untuk menilai perusahaan, ini juga menjadi alat komunikasi strategis dalam perencanaan di setiap unit dalam perusahaan.

Jika kita dapatkan sebuah perusahaan dengan revenue Rp 100M per tahun, dengan jumlah customer 100 ribu, dan delivery pasang barunya 14 hari, serta produktivitas per karyawannya Rp 100 juta per tahun, maka kita bisa komunikasikan bahwa pada tahun ke lima sejak sekarang, revenue menjadi Rp 600M per tahun, dengan jumlah customer 300 ribu, delivery pasang barunya 7 hari dan produktivitas per karyawannya Rp 250 juta per tahun, maka masing-masing bagian sudah dapat menghitung apa yang harus dilakukan.

Leader sebuah perusahaan mesti menyatakan BSC tahunannya, sehingga unit dalam perusahaan akan jelas apa yang akan dilakukan sehingga BSCnya terwujud.

Senin, 13 Maret 2023

Persiapan WCU20 : Stadion I Wayan Dipta

World Cup U-20 adalah perhelatan FIFA yang tahun 2023 ini akan dilaksanakan di Indonesia. Salah satunya adalah di Stadion I Wayan Dipta - Gianyar Bali, selain itu juga dilaksanakan di Jakabaring - Palembang, Gelora Bung Karno Jakarta, Gelora Si Jalak Harupat - Bandung, Gelora Manahan - Solo, Gelora Bung Tomo - Surabaya.

Ikut membantu penyediaan ICT-nya