Kamis, 30 Juli 2026

ICENIS dan PAAI 2026

Satu seminar internasional diselenggarakan di Semarang. 

Berikut ringkasan isi masing-masing keynote speaker;
1. Prof. Sudharto P. Hadi (Universitas Diponegoro)
Fokus utama:
Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development).
Integrasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pembangunan.
Peran universitas, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam transisi menuju ekonomi hijau.
Pentingnya kolaborasi multidisiplin untuk menyelesaikan persoalan energi, lingkungan, dan sistem informasi air tanah

2. Prof. Dr. rer. nat. Thomas R. Rüde (RWTH Aachen University, Jerman)
Fokus utama:
Hidrogeologi dan pengelolaan air tanah.
Dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan air.
Pemanfaatan data, pemodelan, dan teknologi digital dalam pengelolaan sumber daya air.
Pentingnya pengambilan keputusan berbasis data ilmiah. 

3. Łukasz Kruszewski, Ph.D. (Poland)
Fokus utama:
Investigasi geologi dan airtanah.
Teknologi pemetaan bawah permukaan.
Monitoring kualitas airtanah.
Pendekatan ilmiah untuk mitigasi pencemaran dan pengelolaan sumber daya alam Air tanah

4. Prof. Kuo-Wei Liao (National Taiwan University)
Fokus utama:
Bioenvironmental Systems Engineering.
Teknologi lingkungan.
Smart monitoring.
Pemanfaatan sensor dan AI untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan efisiensi sumber daya Air tanah

5. Dr. Norsyafina Roslan (Universiti Kebangsaan Malaysia)
Fokus utama:
Environmental geoscience.
Groundwater sustainability.
Pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap kualitas airtanah.
Strategi konservasi lingkungan Airtanah

6. Dr. Stefan Herwig Gödeke (Universiti Brunei Darussalam)
Fokus utama:
Pengelolaan lingkungan tropis.
Ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim.
Pendekatan lintas disiplin antara sains, kebijakan, dan teknologi Airtanah

7. Graham Robert Bell & Prof. Syahrul Nizam Kamaruzzaman
Fokus utama:
Praktik ESG di sektor pertambangan dan konstruksi.
Manajemen risiko geoteknik.
Infrastruktur yang berkelanjutan.
Integrasi aspek lingkungan sejak tahap desain hingga operasi Air tanah

Benang merah seluruh keynote
Tema besar konferensi adalah:
"Holistic ESG Approach to Energy, Groundwater, and Information Systems."

Hampir semua pembicara menekankan bahwa:
1. keberlanjutan harus didukung data yang berkualitas;
2. AI, machine learning, IoT, dan digitalisasi menjadi alat penting untuk pengambilan keputusan;
3. pengelolaan energi, lingkungan, dan infrastruktur tidak bisa dipisahkan dari aspek ESG;
4. kolaborasi akademisi–industri–pemerintah menjadi kunci menghadapi tantangan perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.